02 Januari

Aktivasi IKD Tegal Capai Puluhan Ribu NIK

SLAWI, disdukcapil.tegalkab.go.id —  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tegal mencatat capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sepanjang tahun 2025 mencapai 33.432 Nomor Induk Kependudukan (NIK). Meski jumlah tersebut terbilang signifikan, angka ini mengalami penurunan dibandingkan capaian tahun 2024 yang mencapai 34.015 NIK.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Tegal, Tri Guntoro, S.H., M.M., menegaskan bahwa penurunan tersebut bukan disebabkan oleh menurunnya kinerja atau upaya pelayanan Disdukcapil, melainkan karena adanya peningkatan sistem keamanan dalam proses aktivasi IKD yang mulai diterapkan pada tahun 2025.

“Mulai tahun 2025, aktivasi akun IKD sudah menggunakan fitur face recognition. Sebelumnya fitur ini belum diberlakukan, sehingga proses aktivasi bisa lebih cepat. Sekarang keamanannya ditingkatkan,” jelas Tri Guntoro.

Ia menerangkan, penerapan face recognition membuat warga yang baru melakukan perekaman biometrik KTP-el tidak selalu dapat langsung mengaktifkan IKD. Hal ini disebabkan oleh proses sinkronisasi data wajah antara IKD dan KTP elektronik yang memerlukan waktu lebih lama dibandingkan proses penunggalan biometrik KTP-el.

“Sinkronisasi wajah membutuhkan proses validasi tambahan di sistem pusat. Ini memang berdampak pada kecepatan aktivasi, tetapi tujuannya untuk memastikan keamanan dan keakuratan identitas digital warga,” tambahnya.

Meski demikian, Tri Guntoro menegaskan bahwa Disdukcapil Kabupaten Tegal tetap konsisten melakukan berbagai upaya percepatan dan perluasan penggunaan IKD. Mulai dari pelayanan jemput bola ke desa-desa, sosialisasi kepada masyarakat, pelibatan operator desa, hingga integrasi layanan IKD dalam berbagai kegiatan publik.

“Kami optimistis, dengan pemahaman masyarakat yang semakin baik dan sistem yang makin aman, penggunaan IKD ke depan akan semakin masif dan menjadi identitas digital utama warga,” pungkasnya.

Dengan penguatan aspek keamanan tersebut, Disdukcapil Kabupaten Tegal menegaskan komitmennya menghadirkan layanan kependudukan digital yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga terpercaya dan terlindungi.